Lebih dari Sekadar Tugas: Menemukan Keluarga dalam Keberagaman
Penulis (Yonathan Djalimun) ketika menjadi fasilitator di Hybrid Upgrading Workshop di Surabaya pada 6-8 Februari 2026.
Oleh: Yonathan Djalimun
Menjadi fasilitator dalam program Literasi Keagamaan Lintas Budaya (LKLB) merupakan pengalaman berharga yang memberikan banyak pembelajaran baru. Saya belajar banyak tentang indahnya kolaborasi saat bekerja sama dengan rekan-rekan fasilitator yang latar belakangnya sangat berwarna—mulai dari beda keyakinan, beda budaya, hingga beda lingkungan sekolah.
Melalui dinamika ini, kemampuan kepemimpinan semakin terasah, terutama dalam mempertimbangkan berbagai sudut pandang sebelum mengambil keputusan. Hal ini memperkaya wawasan serta mendorong sikap yang lebih terbuka dan inklusif.
Persahabatan yang Tumbuh Alami
Kesempatan menjadi fasilitator LKLB juga membuka ruang untuk membangun relasi dan persahabatan baru. Hubungan yang terjalin secara alami namun tetap profesional ini menjadi pengalaman yang berkesan, sekaligus dapat dibagikan di lingkungan sekolah sebagai sumber inspirasi dan motivasi bagi rekan-rekan pendidik lainnya.
Membawa LKLB ke Ruang Kelas
Implementasi nilai-nilai LKLB di sekolah Kristen Tritunggal Semarang telah dan masih terus dilakukan, antara lain melalui:
- Insersi di Modul Ajar: Memasukkan nilai-nilai LKLB langsung ke dalam modul ajar.
- Kolaborasi Lintas Institusi: Bekerja sama dengan institusi dari latar belakang keyakinan berbeda.
Pengalaman kolaborasi ini tidak hanya memberikan manfaat bagi para guru, tetapi juga bagi siswa. Pembelajaran tentang kehidupan bermasyarakat menjadi lebih nyata ketika siswa terlibat langsung dan mengalami sendiri interaksi di lapangan.
Pesan untuk Rekan-Rekan Hebat:
Oleh karena itu, saya mendorong para fasilitator maupun alumni LKLB untuk terus memanfaatkan setiap kesempatan sebagai sarana belajar dan mengimplementasikan nilai-nilai LKLB. Apa yang kita lakukan hari ini adalah kontribusi nyata untuk masyarakat yang lebih harmonis serta mendukung terciptanya Indonesia yang lebih baik.
Saya belajar banyak tentang indahnya kolaborasi saat bekerja sama dengan rekan-rekan fasilitator yang latar belakangnya sangat berwarna—mulai dari beda keyakinan, beda budaya, hingga beda lingkungan sekolah.
Profil Penulis
Yonathan Djalimun
Wakil Direktur Bidang Integrasi Teknologi & Pembelajaran, Sekolah Kristen Tritunggal, Semarang, Jawa Tengah
Alumni LKLB angkatan ke-27

0 Comments